Ketika Tuhan Jatuh Cinta

Langit adalah kitab yang terbentang,
Bumi adalah kitab yang terhampar,
Manusia adalah kitab yang berjalan,
Sedangkan Al Qur’an adalah cahaya di dalam kegelapan.

Tidakkah kau renungkan bahwa segala intrik yang terjadi di dalam hidup, hingga memaksa meneteskan air mata adalah pertanda ketika Tuhan jatuh cinta?

Wahyu Sujani dalam Novel Ketika Tuhan Jatuh Cinta

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s