RSS

A Father’s Prayer

08 Sep

A Father’s Prayer

by General Douglas MacArthur

Build me a son, O Lord, who will be strong enough
To know when he is weak and brave enough to face himself when he is afraid.
One who will be proud and unbending in honest defeat,
And humble, and gentle in victory.

Build me a son whose wishes will not take the place of deeds;
A son who will know Thee and that to know himself is the foundation stone of knowledge.
Lead him, I pray, not in the path of ease and comfort, but under the stress and spur of difficulties and challenge. Here, let him learn to stand up in the storm, here let him learn compassion for those that fail.

Build me a son whose heart will be clear, whose goal will be high, a son who will master himself before he seeks to master other men, one who will reach into the future, yet never forget the past.

And after all these things are his, add, I pray, enough of a sense of humor, so that he may always be serious, yet never take himself too seriously. Give him humility, so that he may always remember the simplicity of true greatness, the open mind of true wisdom, and the meekness of true strength.

Then I, his father, will dare to whisper, “I have not lived in vain.”

Doa Seorang Ayah

Tuhanku

Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui manakala ia lemah dan cukup berani menghadapi dirinya sendiri manakala ia takut

Manusia yang bangga dan teguh dalam kekalahan . Jujur dan rendah hati serta berbudi halus.

Dalam kemenangan bentuklah putraku menjadi manusia yang hasratnya tak pernah mati

Putra yang selalu mengingat Engkau , dan insyaf bahwa mengenal dirinya sendiri adalah landasan pengertian

Tuhanku

aku mohon agar putraku jangan dipimpin dijalan yang mudah dan lemah.

Tetapi dibawah tekanan dan desakan kesulitan dan tantangan.

Didiklah putraku supaya tegak berdiri diatas badai serta berbelas kasih terhadap mereka yang gagal

Bentuklah putraku menjadi manusia yg hatinya jernih yg cita-citanya tinggi,

putraku yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum berhasrat memimpin orang lain

putraku yang menjangkau masa depan namun yang tak pernah melupakan masa lampau

Dan setelah semua ini menjadi miliknya, Aku mohon agar putraku juga diberi perasaan jenaka agar ia dapat bersungguh-sungguh tanpa menganggap dirinya terlampau serius

Tuhanku

Berilah ia juga kerendahan hati agar ia selalau ingat kesederhanaan, keagungan sejati, sumber kearifan, kelembutan dan pada kekuatan sejati

Dengan demikian maka aku ayahnya akan memberanikan diri berkata ” hidupku tidaklah sia-sia”

 
1 Comment

Posted by on 8 September 2007 in LENTERA HATI

 

One response to “A Father’s Prayer

  1. wirdan

    11 September 2007 at 5:19 AM

    subhanallah… jadikan mujahid yang dirindukan oleh syurga… Amiin.
    Met Menunaikan ibadah puasa !!! Mohon maaf lahir dan batin (abu azhar sekeluarga)

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: