RSS

Mendung Pertanda Hujan

23 May

” Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara ( bagian-bagiannya), kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya..”
(Q.S. An Nuur, 24:43)

Saat musim hujan tiba, kita terbiasa menengadah ke langit untuk menebak apakah sebentar lagi akan turun hujan atau tidak dengan melihat warna awan. Jika awan berwarna abu-abu atau kehitaman, tandanya tak lama lagi akan turun hujan. Semaki pekat dan gelap warna awan, hujan bakal semakin deras.

Sahabat, pernahkah kita bertanya mengapa awan berwarna abu-abu atau kehitaman jika akan turun hujan? bukankah awan yg mengandung air seharusnya berwarna bening?

Menurut Richard Brill, asisten profesor di Honolulu Comminity College, Hawaii, untuk mengetahui jawabannya ada beberapa hal yang perlu dipahami. Awan mendung sebenarnya tersusun atas butiran-butiran kecil air dan kristal es bila suhu udara cukup dingin. Nah, pada awan yang tipis, kebanyakan sinar matahari yg menerpanya akan diteruskan, sehingga akan tampak berwarna keputihan jika dilihat dari bumi. Namun pada saat awan berwarna pekat dan tebal, akan sedikit sinar matahari yg bisa menembusnya berarti sinar yang diteruskan akan semakin sedikit. Akibatnya, awan yang tebal akan tampak berwarna gelap dipermukaan bawahnya,namun masih menghamburkan semua cahaya. Kita melihatnya berwarna abu-abu.

Awan Mendung menurut Douglas Wesley, pakar Meteorologi dari The Cooperative Program for Operational Metereology, Education Training memang mengandung berton-ton air. Air ini siap tertumpah ke bumi. Lalu menapa awan yang mengandung berton-ton air itu tidak jatuh ya? Subhanallah….

Inilah uniknya, meskipun jumlahnya banyak, ukuran butiran air dan es yang membentuk awan hitam sangatlah kecil. Karenanya butiran-butiran air yang sangat ringan ini tidak jatuh, melainkan melayang-layang di udara. Secara sederhana kita bisa membayangkan butiran debu. Ketika sinar matahari memasuki jendela atau lubang ventilasi rumah, kita bisa melihat jelas butiran debu yang melayang diudara, seperti itulah butiran air dan es di awan.

Sahabat, begitulah sedikit tentang cerita awan mendung. Selama ini mungkin kita terbiasa melihatnya sebagai hal yang sederhana. Subhanallah, memang Allah Maha Sempurna, segala sesuatu yang diciptakanNya pastilah menarik untuk dicermati sehingga kita akan kagum pada Kebesaran-Nya. Tak heran jika Allah menyuruh kita untuk memikirkan dan meneliti tentang ciptaan Allah. Wallahu’alam

( Sumber : Majalah Sains Populer Insight)

 
Leave a comment

Posted by on 23 May 2011 in CAKRAWALA

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: