RSS

Belajar Menangis

18 Apr

Belajarlah menangis….tetapi bukan menangis dalam skenario drama, atau film yang dibuat-buat sebagai bumbu perlengkapan penyempurna adegan agar terlihat dramatis dan metaforis.

Orang menangis karena musibah itu sudah biasa
Orang menangis karena sakit sudah sering terjadi

Tangis menangis karena suatu sebab seperti hal diatas adalah biasa dan wajar karena timbul dari rasa iba sedih, sakit,dsb. Tetapi penahkah kita menangis tanpa suatu sebab akibat yang belum pernah kita rasakan dan terjadi pada diri kita? Pernahkah kita bayangkan peristiwa yang belum tahu kejadiannya? dan tidak pernah terbayang, kemudian karenanya lebih dulu kita menangis? Boleh jadi hal itu belum pernah terjadi kalau tidak dengan perantara sebab akibat? Apa yang kita tangisi?

Tetapi …mari belajar menangisi diri kita dihadapan Tuhan, merenungi kekeliruan, kesalahan dan dosa-dosa kita. Jangan samapai dalam kehidupan ini kita tak dapat menangis tapi dihari kiamat atau dalam kehidupan nanti kita menangis.

Setiap mata akan menangis di hari kiamat kecuali mata yang telah menangis karena takut pada Allah dan mata yang berjaga karena Allah ( H.R. Turmudzi)

Oleh karena itu, mari kita belajar menangis sebelum ditangisi atau menangisi diri kita sendiri.

 
3 Comments

Posted by on 18 April 2012 in LENTERA HATI, PERSONAL

 

3 responses to “Belajar Menangis

  1. nung

    18 April 2012 at 11:26 AM

    mantappppp

     
  2. nung

    18 April 2012 at 11:27 AM

    mantap…

     
  3. henydwi

    20 April 2012 at 7:48 AM

    apanya yang mantap mas? btw anak UAD kah?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: