RSS

“Bangkitnya Generasi Emas Indonesia” : Cita-cita dalam Dunia Pendidikan

02 May

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (al-Mujaadilah: 11)

“Bangkitnya Generasi Emas Indonesia” adalah tema peringatan Hardiknas pada Mei 2012 ini. Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mencanangkan program ” Tahun Menanam Generasi Emas” guna menyongsong generasi  emas 100 tahun Indonesia Merdeka. Program yang membutuhkan usaha dan kekuatan besar. Suatu program  untuk Investasi dan kemajuan Indonesia mendatang. Amin…

Generasi Emas

Generasi emas  yang diharapkan  yaitu generasi yang cerdas komprehensif, antara lain produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat dan menyehatkan dalam interaksi alamnya, dan berperadaban unggul.  Kenapa disebut Generasi Emas, karena emas adalah logam mulia, yang tak lekang oleh jaman.  Kemajuan bangsa ini akan ditentukan dengan adanya generasi penerus yang  bersifat mulia baik secara intelektual dan moral.

Membentuk atau mencetak generasi emas tentulah tak semudah membalik telapak tangan. Perlu proses panjang yang bertumpu pada pembangunan karakter anak bangsa. Pembentukan karakter mulia akan berhasil jika dimulai sejak dini, yaitu sejak generasi ini dalam kandungan ibunya. Disini peran ibu sangat penting, karena anak sebagai generasi penerus bangsa ini, karena ibulah yang pertama kali mengenalkan pendidikan pada anaknya. Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya sebelum anak mengenyam pendidikan formal ( luarrr biasanya beratnya….I love you  Ibu..) .  Jadi inget kata mutiara ” One man educate person and one Women educate generation” … Dalam mendidik karakter anak diperlukan juga dukungan dari keluarga dan lingkungannya. Untuk itu perlu adanya tauladan yang baik dari Ayah, dan keluarga terdekat, serta lingkungan yang kondusif . ( Ya Allah semoga aku bisa….mendidik anak2 menjadi saleh dan salehah…amin) [-O<

Selain itu agar anak cerdas tentu harus diperhatikan asupan gizinya, stimulasi untuk merangsang kecerdasannya, dan mengasah otaknya. Saya setuju pada pendapat Thomas Amstrong yang menulis buku  “Setiap anak cerdas!”, jadi jangan katakan anak itu bodoh jika tidak bisa mengerjakan sesuatu. Menurut Pak Thomas  setiap anak memiliki 8 macam kecerdasan yang berbeda-beda kadarnya, yaitu :  word smart,  picture smart, music smart, body smart, logic smart people smart,  self smart, nature smart. Tugas orang tua mengenali potensi anak, dan membantu mengembangkan sesuai bakatnya serta menumbuhkan semangat belajar secara terus menerus untuk menjadi manusia  pembelajar. Dengan belajar manusia akan menjadi berilmu, dikatakan berilmu  bukan sekedar hanya tahu, tetapi ilmu itu pada hakikatnya membuat manusia lebih arif dan bijak. Sering kita melihat orang yang dikatakan pintar, cerdas, menjadi pejabat tapi korupsi, bisa dikatakan orang tadi pintar cerdas tapi tidak berilmu. Jadi pintar saja tidak cukup, berlu dibarengi akhlak yang mulia, dan keduanya tidak bisa dipisahkan. Dengan demikian untuk membentuk generasi emas semoga akan menjadi kenyataan….tidak lagi sekedar cita-cita tapi menjadi realita, dan tentunya bangsa ini menjadi lebih bermartabat..dan seperti janji Allah yang akan mengangkat derajat orang yang “berilmu“. Smoga kita termasuk diantaranya..semoga anak kita kelak adalah generasi emas itu…amin…amin ya Allah….

 

 

Coretan saat istirahat

( sekedar uneg-uneg dikepalaku… )

Fikra Aisya, dalam pikiranku…banyak sekali PR ku …

 

 
4 Comments

Posted by on 2 May 2012 in PERSONAL

 

4 responses to ““Bangkitnya Generasi Emas Indonesia” : Cita-cita dalam Dunia Pendidikan

  1. mailuvohmailuv

    2 May 2012 at 7:06 PM

    Generasi emas, berarti generasi perak sudah lewat, O ya, ada jaka sembung juga ya….hehehe….
    Yap, semoga hari pendidikan bukan hanya sebatas peringatan saja yang dilakukan tiap tahun, tetapi semoga tiap tahun selalu terjadi peningkatan mutu pendidikan, bukan peningkatan kantong2 pejabat dari hasil “Dagang pendidikan”.

    semoga, kita tetap optimis menuju Indonesia yang bertakwa dan bermanfaat bagi semesta, amin

     
  2. henydwi

    3 May 2012 at 4:55 AM

    Iya he…bahkan ada juga kok generasi leda-lede, generasi mbrengkele….amin, terimakasih
    wah suka nengokin blog saya..ya ….jadi malu…..

     
  3. ine

    4 May 2012 at 3:06 AM

    ayo inonesia bangkit…jangan jadi generasi mlempem

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: