RSS

Children Learn What They Live : Sebuah Refleksi Hari Anak , Mari Mendidik Anak dengan Cinta

23 Jul

By Dorothy Law Nolte.

If a child lives with criticism, he learns to condemn.
If a child lives with hostility, he learns to fight.
If a child lives with ridicule, he learns to be shy.
If a child lives with shame, he learns to feel guilty.
If a child lives with tolerance, he learns to be patient.
If a child lives with encouragement, he learns to be confident.
If a child lives with praise, he learns to be appreciate.
If a child lives with fairness, he learns to justice.
If a child lives with security, he learns to have faith.
If a child lives with approval, he learns to like him self.
If a child lives with acceptance and friendliness, he learns to find love in the world.

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyesali diri.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan,
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri.
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan,

 

Dari sini dapat kita ambil hikmah  bagaimana mendidik anak dengan baik, dengan contoh dan tauladan mulia. Mendidik anak dengan penuh kasih sayang dan cinta. Disinilah letak kekuatan tarbiyah/pendidikan yang akan membentuk manusia yang mulia…manusia sebaik-baik manusia. Tentu saja sebagai kaum muslim kita mendidik anak harus sesuai dengan aturan2 agama, sebagaimana yang rasulullah teladankan pada kita, agar kita dianugerahi anak-anak yang saleh dan salehah.

Tidak ada anak yang terlahir bodoh, dan tidak ada anak yang terlahir nakal, mereka sesuai dengan fitrahnya, kita sebagai orang tua lah yang akan membentuk mereka. Dan setiap anak adalah istimewa, anak yang saleh dan salehah tidak  terlahir begitu saja, mereka lahir dari  hasil proses pendidikan yang sangat panjang, kitalah orang tua sebagai pendidik mereka…sudahkah kita patuh dan taat pada Allah? jika mengharapkan anak kita menjadi  sebaik2 umat …..sudahkah kita menjadi orang tua yang baik pada anak2 kita……ya Allah ternyata sungguh saya jauh dari itu…..

Suatu saat Nabi Saw. bersabda  ” Allah merahmati orang tua yang membantu anaknya berbakti padanya” Ketika beliau ditanya ” Bagaimana ia membantunya?” Beliau menjawab ” Menerima yang sedikit dari mereka, tidak memaksanya, tidak menghina, dan tidak memakinya”….. sesuatu hal yang harus kita hayati dan teladani. Sungguh berbahagia kita  sebagai orantua yang dianugerahi anak2 soleh dan solehah…tiada harta yang paling berharaga yang patut kita tinggalkan kecuali anak2 yang saleh dan salehah. Nabi bersabda ” Jika putra-putri Adam meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali dari tiga jenis amal, yaitu sedekah yang berkelanjutan ( amal jariyah), ilmu yang bermanfaat, dan anak yang soleh yang selalu berdoa untuknya”…..Amin ….

 

( sebuah introspeksi untuk menjadi orang tua yang saleh)

 
Leave a comment

Posted by on 23 July 2012 in LENTERA HATI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: