RSS

Berpetualang ke Gunung Api Purba Nglanggeran ( Episode 1)

06 Mar
Gunung Api Purba

Gunung Api Purba, Desa Nglanggeran, Kec. Patuk, Kab. Gunungkidul DIY

 Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 23 Januari 2013, FKM refreshing sejenak melepas kejenuhan kerja. Wah…asyiknyaaa…..refreshing kali ini diisi dengan kegiatan outbond, hmmm…sama seperti tahun kemarin outbond juga, tapi kali ini lebih berbeda, dan lebih menantang tentunya.  Lokasi outbond kami kali ini di Gunung Api Purba, letaknya di Desa Nglanggeran, Kec. Patuk, Kab. Gunungkidul DIY. Desa dengan pemandangan indah ijo royo-royo ini begitu menakjubkan bagi saya, tapi  tidak tahu menurut anda..xixixixi🙂 semoga saja begitu.  Jika ingin mengetahui lebih jelas tentang Gunung Api Purba silahkan berkunjung di  http://gunungapipurba.com

Persiapan Menuju Gunung Api Purba

Sebelum menuju  lokasi, kita berkumpul di kampus tercinta, tepat pukul 08.00 wib rombongan FKM bersama-sama berangkat dengan bis. Jarak tempuh dari kota tidak terlalu jauh kurang lebih 25 km dengan waktu hampir 30 menit  karena bis  berhenti beberpa saat di Piyungan menunggu salah satu Dosen yang berangkat dari Solo. Jalur yang ditempuh melalui jalan Wonosari Jogja, bila menggunakan angkutan umum bisa menggunakan Bis/minibus  jurusan Jogja Wonosari dan berhenti di Patuk, untuk menuju lokasi biasanya menggunakan ojek. Selama perjalanan kita dimanjakan dengan pemandangan indah yang menjernihkan mata, hamparan ladang yang menghijau, dan jalan yang berkelok2 serta kota Jogja nun jauh di bawah dari bukit Hargodumilah . Tak berselang lama , tibalah kita di Gunung Api Purba Nglanggeran, dan saat nya untuk berpetualang temans…… 🙂

Naik-Naik ke Puncak Gunung

Setelah tiba di Gunung Api Nglanggeran, kita disambut oleh pemandu yang sudah mempersiapkan kedatangan kita. Begitu sampai saya begitu takjub dengan pemandangan yang begitu indah, gunung yang terdiri dari beberapa bongkahan batu besar yang menjulang dan dikelilingi perkampungan warga serta sawah yang menghijau. Menurut ahli geologi  gunung ini aktif sekitar 60- 70 juta tahun yang lalu. . Kemudian kita dipersilahkan  duduk dulu di pendopo joglo untuk briefing.  Pada saat Briefing kita diberi penjelasan apa yang harus kita lakukan, apa yang tidak boleh kita lakukan selama mendaki gunung.  Selama briefing kita disuguhi makanan tradsional hasil pertanian penduduk setempat. Wah lumayan  sebagai pengganjal perut, karena memang dari pagi belum sempat sarapan. Jajan Pasar atau Panganan Tradisional berupa Kacang rebus, Nogo Sari dan Kue Talam Ubi Ungu, maknyussssssssssss tenan dengan ditemani teh manis hangat…hmmmmm…..top markotop. Briefing oleh pemandu

Menurut penjelasan pemandu gunung ini memiliki dua puncak yakni puncak barat dan puncak timur, serta sebuah kaldera ditengahnya.  Gunung ini juga mempunyai bentuk dan nama yang unik dengan beragam cerita rakyat/legenda. Gunung-gunung tersebut  dinamakan sesuai dengan bentuknya, seperti Gunung 5 Jari, Gunung Kelir, dan Gunung Wayang.

Hamparan Sawah menghijau nan indah

Hamparan Sawah menghijau nan indah

Gunung dari kejauhan ditengah sawah

Gunung dari kejauhan ditengah sawah

Saatnya Mendaki

Sebelum mendaki kita pemanasan dulu, pemanasan berupa senam peregangan otot, dan game-game ringan . Bagi yang punya sakit asma atau jantung tidak dianjurkan untuk mendaki mengingat medan yang cukup berat dan terjal. Sesuai dengan petunjuk dari pemandu kita akan mendaki Gunung sisi barat, dan petualangan pun dimulai. ( bersambung ya saudara…)🙂😉

Persiapan mendaki

Persiapan mendaki

Pemanasan

Pemanasan

 
Leave a comment

Posted by on 6 March 2013 in PERSONAL

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: