RSS

Syair Hujan di Penghujung Musim

22 May

Lihatlah aku…

yang teramat berat melepaskan  musim ini

aku masih ingin mencumbui tanah,

pucuk-pucuk daun, membelai rerumputan

dan membiarkannya karam dalam pelukku

biarkan aku bergetar bersama angin, berbisik pada awan

dan berkejaran dengan petir

ah kau..

teramat lekat hingga aku enggan beranjak

dan aku kan mengalir di sungai-sungai jiwa

yang belum mengering

dan kemarau akan segera menghalauku pergi

dari rindu para petani..

++++++++++++++++++++++

pada hujan sore hari

di suatu  kemarau yg terlambat

( membaca alam..dan memaknainya)

 

 
Leave a comment

Posted by on 22 May 2013 in GORESAN PENA, LENTERA HATI, PERSONAL

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: