RSS

~~~** 5 BOLA KEHIDUPAN **~~~

16 Nov

Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan
dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara.
Bola-bola tersebut bernama Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit, dan kita harus menjaga agar
ke 5 bola ini seimbang di udara.
Kita akan segera mengerti bahwa ternyata ” Pekerjaan” hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali.
Tetapi empat bola lainnya yaitu : Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit terbuat dari gelas. Jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan terluka, tertandai, tergores, rusak, atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahami beanr dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.

Bagaimana Caranya?
1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannnya dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita spesial.

2. Jangan Menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya hidup menjadi kurang berarti.

3. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di masa lampau atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.

4.Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan, Tidak ada yang benar-nbeanr kalah sampai kita berhenti berusaha.

5. Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat satu dengan yang lainnya.

6. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.

7. Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata ” tidak mungkin saya temukan”. Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan cara memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan mengenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya “sayap”.

8. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.

9. Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.

Jogjakarta, 12 Muharam 1435 H

 
Leave a comment

Posted by on 16 November 2013 in LENTERA HATI, PERSONAL

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: